Telah terselenggara acara pelantikan dan orientasi Persatuan Wartawan Indonesia periode 2017-2020 di Atria Hotel kota Magelang yang secara langsung dihadiri oleh Walikota magelang dan Kapolres Kota Magelang beserta jajarannya.
Pembukaan hangat oleh Sanggar Seni Universitas Tidar Kota Magelang yang membawakan beberapa lagu tradisional dan dimeriahkan juga oleh tarian Nusantara siswa siswi SMKN 3 Kota Magelang dari Sanggar Sekar Jagad dibawah asuhan Wiwid Prasetyani.
Acara pelantikan dibuka khidmad diawali dengan membacakan Surat Keputusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah yang kemudian dilanjutkan pelantikan ketua PWI Kota Magelang dan pengurus terpilih oleh Amir Machmud NS selaku ketua PWI Jawa Tengah. Ia berharap ketua terpilih mampu setia dalam menjalankan kode etik jurnalistik, menjaga Undang-undang tentang pers, serta taat peraturan dasar dan peraturan PWI.
Adidaya Perdana selaku Ketua PWI Kota Magelang terpilih mengajak tamu yang hadir untuk menyuarakan “TIDAK” pada berita Hoax yang terus mengalir di masyarakat. Adidaya bahkan menyebut G30SPWI pada acara yang berlangsung pada 30 September tersebut.
Amir Machmud NS dalam sambutannya, menyatakan bahwa pelantikan kali ini merupakan yang terunik dan termegah sepanjang ia melantik di berbagai kota maupun kabupaten. Memanfaatkan kearifan lokal yg diekspresikan oleh kawan2 muda yang akan memberi warna untuk PWI Kota Magelang ke depannya.
Tantangan PWI dewasa ini adalah memberikan daya tarik kepada wartawan-wartawan muda, karena melihat fakta bahwa PWI cenderung bergerak ke arah para wartawan yang semakin menua. Fenomena ini tidak dapat dilihat sepele. Parameternya adalah menciptakan magnet bagi kaula muda. Mengenai kegelisahan berita hoax, hoax bukan hanya menjadi persoalan PWI, namun sudah menjadi persoalan masyarakat pada umumnya. Karena hoax lebih banyak bersumber dari media sosial.
Amir berpesan supaya wartawan yg dinamis untuk tidak terjebak pada jurnalisme yang bergegas dan biasanya menimbulkan celah-celah sosial yg meninggalkan luka. Jadilah wartawan yg memiliki akuntabilitas, disiplin, serta mendapat kepercayaan masyarakat.
Pemberitaan yg baik adalah yang mempunyai tanggungjawab sosial bukan hanya sensasi. Pesan terakhirnya untuk mengakhiri sambutan, “Semoga bisa menjaga profesionalitas dan memberikan kontribusi untuk Kota Magelang.” ~Ro
Tinggalkan komentar