Universitas Muhammadiyah Magelang

PERSIAPAN UNIMMA MENYAMBUT 625 MAHASISWA BARU PADA PKKMB GELOMBANG 1

By

·

3–4 menit

LPM Tidar 21-Sebanyak 625 mahasiswa baru akan laksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) gelombang 1. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari mulai 4-6 September 2023 di Auditorium Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma).

Dihubungi melalui via whatsapp, Ketua Panitia PKKMB, Irham Nugroho mengatakan tidak ada kendala dalam persiapan PKKMB yang akan berlangsung selama 3 hari tersebut. (1/9)

” Persiapan PKKMB atau MASTA (Masa Taaruf) Unimma tahun ini Alhamdulillah berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan kepanitiaan PKKMB dari dosen dan tenaga pendidik (tendik) sesuai dengan regulasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Kepanitiaan yang terlibat meliputi unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan. Panitia berada di bawah koordinasi pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan dan bertanggung jawab kepada pimpinan perguruan tinggi masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak Presiden Mahasiswa (Presma) Unimma, Dimas Chandra Wijaya menyayangkan terkait kepanitiaan yang tidak melibatkan mahasiswa dalam pembuatan konsep PKKMB.

” Ya lumayan kecewa karena sebagai mana ormawa yang mana lebih kenal dengan internal mahasiswanya tetapi tidak diberikan celah untuk mengolah skema mekanisme di pembuatan PKKMB tahun ini,” ungkapnya.

Ia juga kecewa karena tidak adanya transparansi dana dan inagurasi pada PKKMB tahun ini.

“Tidak adanya transparasi dari universitas terkait anggaran perkepala dari mahasiswa baru ini yang mana jika ada trasparasi tersebut sekiranya dari temen temen mahasiswa juga tau anggran yang keluar berapa dan uangnya itu kemanaa aja. Pendanaan untuk ormawa juga berkurang daripada tahun sebelumnya,”ucapnya.

“Lalu tidak adanya inagurasi dikarenakan beberapa alesan tertentu seperti itu,´tambahnya.

Dimas menjelaskan terkait keluh kesah tersebut diadakan konsolidasi dengan seluruh organisasi mahasiswa (ormawa). Ia mengatakan dari hasil konsolidasi kemudian diajukan kepada pihak panitia dan Wakil Rektor 1 (WR 1).

“Panitia dosen sudah menyetujui terkait permintaan mahasiswa namun itupun hanya  opsi yang paling rendah yang di setujui. Schedule yang di ubah dari konsolidasi dari teman ormawa itu sudah disetujui semua dari universitas,”jelasnya.

Realisasinya, mahasiswa dilibatkan hanya sebagai pendamping kafilah dan narasumber, namun tidak turut dalam perancangan kegiatan.

“Sesuai dengan pedoman, kepanitiaan itu dosen dan tendik, tapi mahasiswa, Badan eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bisa kita tempatkan sebagai narasumber. meskipun secara teknis juga ada beberapa yang ditempatkan ke koordinator kepanitiaan. Saya mendapatkan laporan dari panitia ada keterlibatan mahasiswa untuk mendampingi peserta dalam kelompok-kelompok itu, laporanya 30/40 mahasiswa yang ikut terlibat didalam pendamping disetiap fakultas,” ungkap Puguh Widiyanto selaku WR 1. (1/9)

Ia menyampaikan konsep kegiatan PKKMB yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut sama dengan tahun sebelumnya.

” Prinsipnya PKKMB (Pengenalan Program Kehidupan Mahasiswa Baru) atau masta memberikan informasi agar mahasiswa mengenal kita,mengenal pimpinan universitas,mengenal pimpinan fakultas,mengenal senior-seniornya sehingga yang kita harapkan teman-teman mahasiwa yang sudah aktif dalam kegiatan organisasi itu nanti bisa menjadi contoh. Sehingga mereka tidak khawatir ketika berkegiatan itu menghambat studinya. Dua-duanya harus jalan dan dua-duanya itu penting untuk mengembangkan kapasitas kriteria,”jelasnya.

Terkait jumlah mahasiswa baru, Kepala Bidang Kemahasiswaan membenarkan isu bahwa jumlah mahasiswa baru mengalami penurunan.

“Menurun 20% sampai dengan tanggal yang sama hari ini. Jadi pada saat lalu ditanggal 1 September itu dulu sudah 900 an sampai dengan akhir diselenggarakan itu 1000 lebih,nanti didoakan agar jumlahnya bertambah,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan penurunan jumlah mahasiswa baru akibat massifnya Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Bisa jadi karena perguruan tinggi masih membuka seleksi penerimaan mahasiwa baru sampai beberapa tahapan, seperti jalur mandiri,”tuturnya.

WR 1 tersebut juga mengatakan penurunan jumlah mahasiswa baru tersebut tidak hanya dialami oleh kampus saja tetapi beberapa perguruan tinggi swasta lainnya.

”Mendapat beberapa informasi Perguruan Tinggi Muhammdiyah juga mengalami beberapa hal yang sama yaitu mengalami penurunan pada mahasiswa baru,”jelasnya.

Ia menyampaikan penurunan jumlah mahasiswa baru nantinya akan berdampak pada Rancangan Anggaran Biaya (RAB) program kegiatan Unimma dan alokasi anggaran untuk ormawa.

“Tentu karena mahasiwa sebagai dana utama,ketika mahasiswanya berkurang berarti RABnya juga akan berkurang. Termasuk juga alokasi dana untuk kegiatan mahasiswa, Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LPMa) bisa jadi juga bisa mendistribusikan anggaran ke BEM UKM itu akan berbeda nominalnya,”ucapnya.

Walaupun begitu, dari pihaknya menjelaskan kampus sudah siap menyambut mahasiswa baru pada acara PKKMB yang sudah dipersiapkan.

” InsyaAllah semua sudah siap dari laporan sudah sekitar 90% an,”tuturnya.

Reporter : Yudha, Dina, Naswa

Penulis : Azza

Editor : Aulia

Tinggalkan komentar