
(Sumber. DPM Unimma)
LPM TIDAR 21- Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (DPM Unimma) selenggerakan Forum Mahasiswa (Forma) di Gedung Fakultas Agama Islam (FAI) Ruang 313-314 Lantai 3. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Komisi Pemilihan Raya Umum (KPRU) dan Badan Penyelenggara Pemilihan Umum (BPPU). (16/12)
Forum Mahasiswa ini dilaksanakan sesuai press realese yang dikeluarkan DPM Unimma pada Jumat, 8 Desember 2023. Agenda forum ini membahas mengenai “Peninjauan Kembali Penegakan Konstitusi” atas pertimbangan belum dilaksanakan pemira hingga saat ini.
Saat ditemui, Nuril Ikhsan selaku Ketua DPM Unimma mengumumkan pemira akan tetap dilaksanakan dengan menggunakan asas fleksibilitas sesuai dengan keputusan forum.
“Dengan pertimbangan forma yang cukup lama sehingga pemira tetap dilaksanakan tetapi kaidah-kaidah yang ada didalam undang-undang ini ada yang dikesampingkan sesuai dengan keadaan yang ada di Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unimma,” ucapnya.
Ia menjelaskan belum terdapat keputusan mengenai waktu pelaksanaan pemira. Hal itu karena merupakan hak sepenuhnya dari KPRU.
“Terkait timeline pemira di kembalikan lagi kepada KPRU, karena KPRU dianggap yang paling paham terkait hal tersebut,” ungkapnya.
Nuril menegaskan kembali bahwa DPM Unimma sebagai lembaga legislatif hanya berwenang pada pengawasan pelaksanaan pemira.
“Karena sebelumnya sudah ada pembekalan dari DPM U secara aktif setelah itu ketika sudah diputuskan dari KPRU sudah melaksanakan pemira itu menjadi hak nya KPRU untuk berdiri sendiri sebagai lembaga mandiri, maka dari itu tidak bisa terintervensi dari mana pun termasuk DPM U,” tegasnya.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa, Dimas Chandra W memberikan tanggapan mengenai keputusan pada rapat hari ini. Disamping menjalankan demokrasi kampus, ia berharap adanya pemira dapat menjadi sarana mahasiswa dalam belajar berdemokrasi.
“Dari sidang forum mahasiswa 2023 yang telah disepakati pemira ini bakalan ada. Oleh sebab itu aku berharap dampak positif dari pemira ini yang pertama menambah wawasan mahasiswa terkait adanya pemilihan raya di Unimma, bisa belajar berpolitik dan berdemokrasi, dan dengan adanya pemira ini memungkinkan ada bakal bibit calon pemimpin baru yang bisa meneruskan semangat perjuangan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Dimas berpesan kepada seluruh mahasiswa Unimma untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya untuk memilih Presiden Mahasiswa (Presma), Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) serta Ketua DPM dalam pemira yang akan dilaksanakan mendatang.
“Berdemokrasi lah dengan sehat yang mana perbanyak hal-hal yang dikira tidak mengandung sentiment-sentimen negatif, dari pemira ini untuk mahasiswa harus belajar berdemokrasi memperhatikan siapa pemimpin kedepannya agar mendapatkan pemimpin yang dipilih dan ditunjuk oleh mahasiswa Unimma,” pesannya.
Reporter : Bilqis Amelina R
Penulis : Bilqis Amelina R dan Azza Nur Layla
Tinggalkan komentar