
LPM Tidar 21 – Pihak kampus merealisasikan aspirasi warga Universitas Muhammadiyah Magelang(UNIMMA) dengan memperbaiki bangunan di gedung kampus 1. Gedung kampus yang pertama kali dibangun ini,usianya kurang lebih hampir 40 tahun. Dimana infrastrukturnya pun sudah terbilang cukup tua.
Diungkapkan oleh Lilik Andriyani, selaku Rektor UNIMMA bahwa gedung di kampus utama tersebut di perbaiki supaya lebih cantik, bagus, serta meningkatkan layanan dan akan menambah sarana prasarana berupa public space bagi mahasiswa seperti gazebo maupun ruang diskusi mahasiswa yang dapat digunakan saat pergantian istirahat.
Ia menjelaskan prioritas perbaikan pada kampus 1. “Kami berfokus dalam pembangunan berupa perbaikan fasad, ruang laboratorium, sidang, mushola, lampu hingga jaringan listrik maupun internet,” ujarnya, (5/4/2024).
Rektor tersebut juga menanggapi isu yang tengah beredar di kampus terkait pembangunan yang dilakukan sebab adanyapengkajian akreditasi perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa perencanaan renovasi sebenarnya sudah dilakukan cukup lama.
“Dan itu kebetulan bersamaan waktunya. Kebetulan ini adalah percepatan untuk menghadapi akreditasi perguruan tinggi juga. Ini merupakan standar kelayakan juga,” ucapnya.

Setelah mengungkapkan pernyataan tersebut, ia menambahkan bahwa kampus juga upayakan bangunan yang ramah difabel dalam perbaikan kali ini. “Untuk mendekati gedung ramah difabel, kita juga menyediakan toilet dengan 2 pilihan, yaitu toilet jongkok dan duduk,” tambahnya.
Walaupun begitu, kampus juga masih menyadari bahwa fasilitas untuk mahasiswa difabel belum sepenuhnyaterpenuhi. “Harus ada lift sebagai pendukung jika mau naik ke lantai 2, jadi masih kita upayakan,” ujarnya.
Sementara dari pihak mahasiswa, Adam Kusuma Aji, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester akhir, mengungkapkan pihaknya mendukung adanya perbaikan kampus.
“Proses perbaikan ini memang mengganggu perkuliahan. Tapi saya support betul karena sudah terhitung kampus tua juga. Jadi saya senang-senang aja,” ungkapnya.
Selain, menjadikan kampus lebih indah, ia berharap kampus tidak hanya fokus untuk perbaikan fisik, namun juga meningkatkan fasilitas kampus agar lebih memadai.
“Semoga dari perbaikan ini, gedung lebih terawat, sebelumnya juga ada beberapa titik yg kumuh. Kedepannya setelah renovasi ini, bangunannya lebih terjaga dan semoga tidak hanya bangunan fisik yang di upgrade oleh kampus, terkait fasilitas kampus juga bisa di upgrade oleh kampus,” tutupnya.
Begitupula dengan harapan dari Presiden Mahasiswa, Febrian Arief, yang mengharapkan bahwa kedepannya renovasi yang dilakukan oleh pihak kampus juga dapat merencanakan untuk membuka tempat baru dalam menunjang pendidikan. Dalam artian untuk bisa mempertimbangkan kebutuhan seperti fasilitas, kegunaan, dan inklusifitas dari tiap gedung, sehingga menjadi tempat kampus terpadu.
“Semoga UNIMMA jauh lebih aware bagaimana peran organisasi mahasiswa yang sangat berdampak bagi universitas. Yang mana, juga bisa mempertimbangkan kebutuhan organisasi untuk menunjang kinerja organisasi mahasiswa di UNIMMA” ucapnya melalui via mobile.
Reporter : Asma Aana Fitriyya, Azza Nur Layla
Penulis : Marisa Chandra Wiguna, Azza Nur layla
Editor : Azza Nur Layla
Tinggalkan komentar