Universitas Muhammadiyah Magelang

PELATIHAN KONSELOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI PADA KOMUNITAS DISABILITAS FISIK WARSAMUNDUNG

By

·

1–2 menit
Sumber foto : Tim PKM-PM Skema

LPM TIDAR 21 – Tim PKM-PM Skema Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), selesai melaksanakan kegiatan pelatihan konselor sebaya dalam Program Pengabdian Masyarakat tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kemebdikbudeistek. Kegiatan ini dimulai tanggal 8 Juni hingga 13 Juni. Setelahnya, masih akan dimonitoring untuk keberlanjutan program guna terbentuknya kader konselor sebaya yang mampu membantu disabilitas fisik dalam menyelesaikan permasalahan dan mengembangkan potensinya.

Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar hasil wawancara bahwa pada Komunitas Warsamundung memiliki permasalahan yakni belum adanya edukasi tentang kesehatan mental, tingkat resiliensi yang rendah, kurangnya penerimaan diri, akses yang terbatas dan, lingkungan yang kurang inklusif. Dari permasalahan tersebut, Tim PKM-PM kemudian menawarkan program Sekolah Kesehatan Mental Melalui Peer Counselor Training Sebagai Upaya Peningkatan Resiliensi Bagi Komunitas Disabilitas Fisik Warsamundung Magelang sebagai solusi dari permasalahan tersebut.

Pada pelatihan 1 dibuka dengan topik “Kesehatan Mental dalam Perspektif Disabilitas Fisik” yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juni dan diakhiri oleh Kegiatan Penutup dan Awarding pada tanggal 13 Juli dengan total pertemuan sebanyak 8 kali bertempat di Perpustakaan Muda Bhakti Desa Ngablak Kecamatan Srumbung.  

Pelaksanaan kegiatan tersebut, alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar sehingga mampu mencapai tujuan program yang diharapkan. Komunitas Warsamundung juga menyatakan sangat puas dengan adanya kegiatan edukasi Sekolah Kesehatan Mental sehingga mampu untuk lebih aware dalam memperhatikan permasalahan kesehatan mental. Kasihan, selaku ketua Komunitas Warsamundung menyatakan : “Kegiatan ini sangat baik dan sangat dibutuhkan oleh temen-temen disabilitas untuk saling membantu dan saling memotivasi antar sesama disabilitas. Temen-temen diaabilitas mampu memberikan pengaruh terhadap sesama disabilitas agar mereka bisa bangkit dari keterpurukannya. Harapannya temen-temen disabilitas bisa memanfaatkan ilmu yang didapatkan untuk membantu sesama teman mauoun masyarakat,” ucapnya saat memberi testimoni.

Harapannya melalui kegiatan ini, komunitas disabilitas fisik Warsamundung mampu untuk meningkatkan resilensi serta menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan mental guna mencapai kehidupan yang sejahtera, bahagia, dan terhindar dari rasa rendah diri, serta mampu menerima keadaan diri dengan baik. Adapun output dari program pelatihan ini yakni terbentuknya kader konselor sebaya guna keberlanjutan peogram dalam membantu menyelesaikan permasalahan disabilitas fisik.

Penulis : PKM-PM Skema
Editor : Marisa

Tinggalkan komentar