Universitas Muhammadiyah Magelang

UKM DISASTER UNIMMA PERINGATI PUNCAK MILAD KE-6 DENGAN TANAM POHON DAN DONOR DARAH DI DESA RAWAN LONGSOR

By

·

2–3 menit

LPM TIDAR 21-Dalam memperingati Puncak Milad Ke-6, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) DISASTER mengadakan kegiatan tanam pohon dan donor darah. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kalisalak, Kec. Salaman, Kab. Magelang pada 18 April 2024. Kegiatan tanam pohon ini sudah menjadi budaya UKM DISASTER dalam memperingati milad setiap tahunnya. Namun pada tahun ini, kegiatan tanam pohon digabungkan dengan donor darah.

“Miladnya ini sudah dari tahun pertama perayaannya berupa tanam pohon, maka kami dari DISASTER sendiri melestarikan kegiatan ini. Nah selain itu, karena dari PMI sendiri persediaan darahnya sudah menipis, tidak ada salahnya kami mengorbankan darah milik kami untuk disumbangkan kepada orang lain. Makanya kegiatan tanam pohon kali dibarengi dengan donor darah,” jelas Azra selaku Ketua Umum UKM DISASTER.

Azra juga menyampaikan alasan memilih Desa Kalisalak, Salaman sebagai lokasi kegiatan tersebut karena Desa Kalisalak, Salaman merupakan lokasi rawan terjadinya longsor.

“Buat pemilihan lokasinya sendiri itu sangat sulit, karena tadinya ada beberapa pilihan. Ada Kaliangkrik, Candimulyo, sama Salaman. Awalnya kami mau ke Kaliangkrik, tapi ternyata lokasinya terlalu jauh dari kampus dan kalau kami mau bolak-balik itu susah. Kebetulan dari pembina DISASTER itu punya teman dari dosen keperawatan kemudian dicarikan lokasi di Salaman. Kebetulan Salaman juga daerah yang rawan bencana longsor,” ujarnya.

Ahmad Iqbal, selaku Ketua Panitia kegiatan mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam persiapan kegiatan ini. Kurang responsifnya anggota DISASTER menjadi masalah utamanya.

“Masalahnya itu anggota DISASTER banyak yang ikut organisasi lain, jadi banyak juga yang kurang merespon selama proses pelaksanaannya, jadi kami cukup kesulitan,” ungkapnya.

Handa, salah satu perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang memberikan tanggapan mengenai kegiatan donor darah yang juga melibatkan pihak PMI.

“Kegiatan ini sangat bagus diadakan mbak, sekalian sama mengenalkan ke masyarakat juga biar masyarakat itu lebih tau soal apa itu donor darah dan bagaimana doroh darah itu. Kebetulan persediaan darah di PMI sendiri kan juga sudah agak menipis ya. Sama mungkin untuk lain kali pesertanya bisa dari semua desa ya mbak, biar bisa lebih banyak lagi yang mendonorkan darahnya,” ujarnya.

Salah satu peserta donor darah yaitu Nur Hadi, menjelaskan alasan mengapa ia tertarik untuk mengikuti kegiatan ini. Sebagai pendonor darah aktif, ia merasa memiliki kewajiban untuk mendukung ketika mengetahui terdapat kegiatan donor darah di Desa Kalisalak, Salaman.

“Saya itu termotivasi karena kebetulan saya sudah menjadi pendonor aktif sejak SMK. Waktu saya tau dari UNIMMA mengadakan kegiatan donor darah di desa kami, maka saya ada kewajiban untuk mendukung dan menyukseskan acara ini. Nah salah satunya dengan ikut mendonorkan darah saya,” jelasnya.

Nur Hadi juga mengutarakan kesan dan harapan terhadap kegiatan tanam pohon dan donor darah ini. Ia berterimakasih kepada pihak yang telah mengadakan kegiatan ini karena membuka kesadaran bagi masyarakat sekitar.

“Saya sangat berterimakasih kepada UNIMMA karena sudah mengadakan kegiatan ini. Masyarakat kami menjadi lebih aware ya kalau disini rawan bencana longsor dan akhirnya ada penanaman pohon. Mereka juga sangat aktif mengikuti donor darah ya, sudah ada beberapa masyarakat yang ikut mendonorkan darah mereka. Ya saya berharap mungkin besuk lagi bisa diinformasikan ke semua masyarakat tentang kegiatan-kegiatan seperti ini, biar lebih banyak lagi masyarakat-masyarakat yang mendonorkan darah mereka. Tidak ada salahnya juga kan berbagi darah yang kita punya kepada orang lain yang membutuhkan” ucapnya.

Reporter : Maura & Asma
Penulis : Maura

Tinggalkan komentar