Universitas Muhammadiyah Magelang

STRATEGI PEMBERDAYAAN ART EDUCATION GERABAH DUSUN KLIPOH MELALUI PELESTARIAN BUDAYA DAN PEMASARAN DIGITAL DI ERA MODERN

CategorIes:

By

·

2–4 menit

Magelang, 28 Juli 2025 – Kabupaten Magelang, khususnya kawasan Candi Borobudur, merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Keberadaan Candi Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi kreatif di sekitarnya. Salah satu bentuk pengembangan ekonomi kreatif yang berkembang pesat adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kerajinan tangan, khususnya kerajinan gerabah yang berasal dari SDN Karanganyar, Dusun Klipoh, Borobudur. Produk gerabah ini tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat, tetapi juga merupakan bagian dari pelestarian kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Gerabah menjadi salah satu peninggalan berharga bagi masyarakat Desa Karanganyar. Dengan adanya produk unggulan kreatif gerabah yang telah ada sejak turun-temurun, menghasilkan potensi dalam membantu membangkitkan ekonomi di Magelang. Di desa ini, terdapat banyak pengrajin gerabah yang mendirikan usahanya di tempat mereka tinggal, sehingga terdapat banyak UMKM yang bergerak dibidang yang sama. Salah satu UMKM yang ada adalah Art Education Gerabah yang terletak di SDN Karanganyar, Dusun Klipoh, Borobudur. UMKM ini selain menerima pemesanan kerajinan gerabah, Art Education Gerabah juga membuka program edukasi pembuatan gerabah.

Art Education Gerabah yang didirikan pada tahun 2017 dan berlokasi di SDN Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, memanfaatkan potensi budaya lokal. Mereka membangun tempat edukasi wisata gerabah yang dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak dan masyarakat luas. Lokasi yang mudah diakses oleh wisatawan dan masyarakat sekitar juga menjadi hal yang pendukung pelaksanaan pelatihan edukasi pembuatan gerabah serta pemasaran produk.

“UMKM ini berawal dari ide para pengelola UMKM yang khawatir warisan budaya gerabah akan hilang jika tidak dilestarikan dan juga menambah pemasukan untuk SDN Karanganyar,” ujar Siti selaku pengelola UMKM.

Namun, Art Education Gerabah juga menghadapi beberapa permasalahan. Permasalahan pertama yaitu kurangnya kemampuan para pengelola dalam memanfaatkan media sosial. Hal ini dikarenakan sebagian besar pengelola UMKM sudah berusia lanjut yang menyebabkan pemasaran melalui media sosial belum optimal. Permasalahan kedua yaitu kurangnya pemahaman tentang edukasi gerabah kepada generasi muda. Masalah ini dapat mengancam kelestarian tradisi gerabah karena pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya dan teknik pembuatan gerabah masih kurang. Selain itu, terdapat permasalahan lain yang dihadapi, yaitu minimnya pengunjung pada Art Education Gerabah.

Dari beberapa permasalahan tersebut, terdapat solusi yang dapat diterapkan oleh para pengelola UMKM gerabah di SDN Karanganyar, Dusun Klipoh, seperti pelatihan pengelolaan media sosial, edukasi pembuatan gerabah untuk siswa, serta pembuatan akun media sosial sebagai strategi pemasaran digital. Pelatihan pengelolaan media sosial ditujukan untuk membekali pengelola dengan keterampilan dasar dalam menggunakan platform digital seperti Instagram dan TikTok, termasuk pengambilan gambar, pengeditan video, penulisan caption, dan konsistensi dalam membagikan konten. Selain itu, edukasi pembuatan gerabah untuk siswa juga dapat dilaksanakan secara praktis dan terstruktur guna menumbuhkan rasa cinta budaya serta semangat kewirausahaan sejak dini, dengan mengenalkan proses pembuatan gerabah dan nilai-nilai budaya di baliknya. Sedangkan untuk pembuatan akun media sosial dilakukan sebagai bagian dari strategi pemasaran digital, dengan menyajikan konten menarik seperti video proses pembuatan gerabah, cerita budaya di baliknya, dan testimoni pelanggan, agar produk lokal semakin dikenal dan diminati masyarakat luas.

Melalui beberapa upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan menarik minat wisatawan serta masyarakat luas untuk mendukung dan melestarikan produk lokal kerajinan gerabah. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan yang berkelanjutan, menggabungkan pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pemanfaatan media sosial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Magelang khususnya Art Education Gerabah di SDN Karanganyar, Dusun Klipoh, Borobudur.

Disunting dari Laporan Pembelajaran Berbasis Proyek kelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi oleh Redaksi Pers Mahasiswa

Tinggalkan komentar